Merawat Kebhinekaan, Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

0
156
Ketua Fraksi PPP MPR RI Arwani Thomafi dalam kegiatan Silaturrahmi dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Santri Gayeng Koordinator Daerah Juwana di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Minggu (24/2/2019). (Foto:: RB/Tj)

PATI – Para pendiri bangsa mengambil Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Indonesia. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia yang terdiri atas beraneka ragam budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, agama dan kepercayaan.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PPP MPR RI Arwani Thomafi dalam kegiatan Silaturrahmi dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama Santri Gayeng Koordinator Daerah Juwana di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Minggu (24/2/2019).

Dia juga mengatakan, bahwa Indonesia dianugerahi keragaman, yakni memiliki 17.000 pulau, 516 kabupaten/kota, 34 provinsi, 700 suku dan 1.100 bahasa lokal. Bahkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2015, Indonesia mempunyai 81.626 desa.

“Jarak ujung barat hingga ujung timur sejauh lebih kurang 5.000 kilometer, melingkupi kira-kira seperdelapan keliling bumi yang sejauh 40.000 kilomet. Semua itu merupakan anugerah yang harus kita syukuri dan kita rawat,” kata Arwani.

Selain sebagai anugerah, Arwani juga mengingatkan tantangan yang dihadapi bangsa ini di tengah keberagaman, terlebih saat memasuki tahun politik 2019 seperti sekarang ini, sebab tidak menutup kemungkinan agama akan disusupi oleh kepentingan politik tertentu.

“Berbagai tantangan yang dapat merusak kerukunan patut dicatat untuk kemudian diantisipasi bilamana kita berkomitmen selalu menjaga, merawat dan menjunjung kebhinekaan. Jadi, merawat kebhinekaan penting guna menjaga persatuan dan kesatuan,” ucapnya. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here