Anggota MPR Ajak Pemuda Jadikan Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

0
143
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bekerjasama dengan Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (MADANI) di Blora, Senin (21/01/2019). (Foto: RB/Tj)

BLORA – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Arwani Thomafi menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI yang bekerjasama dengan Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (MADANI) di Kabupaten Blora, Senin (21/01/2019).

Dalam kesempatan itu, Arwani mengajak para peserta untuk menjadikan Pancasila sebagai pandangan hidup, baik dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sebab, Pancasila adalah perekat persatuan bangsa Indonesia yang memiliki beragam suku, etnis dan agama.

“Dengan Pancasila, bangsa ini telah dipersatukan dalam satu wadah yang dinamakan Negara Kesatuan Republik Pancasila (NKRI), karena negara kita sangat beragam, ada banyak suku, bahasa, etnis dan agama yang dipisahkan oleh ribuan pulau,” kata Arwani.

Untuk itu, perlunya sosialisasi  pancasila secara terus menerus kepada masyarakat dan generasi muda agar mereka memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam memperkuat eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut dia, setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup yang mencakup suatu wawasan menyeluruh terhadap kehidupan yang terdiri dari kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur. Pandangan hidup dikatakan berfungsi sebagai pedoman untuk mengatur hubungan manusia dengan sesama, lingkungan dan hubungan manusia dengan Tuhannya.

“Dalam hal ini Pancasila dipergunakan sebagai petunjuk hidup sehari-hari, dengan kata lain Pancasila digunakan sebagai penunjuk arah semua kegiatan atau aktivitas hidup di segala bidang,” jelasnya.

Dia juga menekankan agar tingkah laku dan tindakan setiap warga negara Indonesia harus dilandasi dari semua sila Pancasila, karena Pancasila adalah satu kesatuan dan tidak dapat dipisahkan dari yang satu dengan yang lain.

Selain itu, Pancasila juga harus dihayati  dan dijadikan pandangan hidup bangsa dan negara sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here