Pancasila Harus Terus Digelorakan Pada Generasi Muda

0
157
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama GMPI di Gedung Haji, Batangan, Pati, Kamis (13/9/2018). (Foto: RB/Tj)

PATI – Pancasila menghadapi tantangan besar di tengah kuatnya arus globalisasi dan serbuan budaya luar. Kondisi itu perlahan membuat nilai-nilai Pancasila mulai tergeser pola pikir luar yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia, terutama di kalangan generasi muda.

Ketua Fraksi PPP MPR RI Arwani Thomafi mengatakan, lunturnya nilai-nilai Pancasila telah menyebabkan terjadinya krisis moral pada bangsa Indonesia, terutama generasi muda. Bahkan kehidupan sehari-hari generasi muda Indonesia mulai jauh dari pedoman Pancasila.

Penyebab lunturnya nilai-nilai Pancasila saat ini lantaran generasi muda lebih cenderung mengagung-agungkan budaya barat. Karena itu, sosialisasi nilai Pancasila di kalangan anak muda harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman, sehingga diminati anak muda.

“Remaja adalah aset bangsa. Kita rasa pendidikan Pancasila masih sangat kurang di lingkungan sekolah. Pancasila harus digelorakan kembali di kalangan generasi muda,” kata Arwani dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Pati, Kamis (13/9/2018).

Menurut dia, nilai pancasila kurang menjadi perhatian yang penting bagi kalangan remaja, karena nilai-nilai Pancasila dianggap kurang menarik untuk diterapkan. Parahnya lagi, belakangan remaja semakin mengarah kepada paham barat yang identik dengan hidup bebas.

“Mereka seakan telah lupa pada dasar negara sendiri yaitu Pancasila. Kondisi ini perlu menjadi perhatian kita semua. Seluruh elemen masyarakat harus bersinergi guna menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada para generasi penerus bangsa,” tandasnya.

Di samping itu, tambah Arwani, pendidikan moral juga sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan remaja ketika kelak menjadi dewasa. Untuk itu, diperlukan pendidikan Pancasila bagi para generasi muda bangsa dan hendaknya diberikan sejak dini. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here