Keberhasilan Pilkada Mencerminkan Kematangan Demokrasi

0
184
Ketua Fraksi MPR RI Arwani Thomafi dalam kegiatan Silaturrahim & Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama Lurah dan Camat Kabupaten Rembang di Pondok Pesantren Az-Zahro, Desa Tulung, Kecamatan Pamotan, Rembang, Selasa (17/7/2018) malam. (Foto: RB/Tj)

REMBANG – Pilkada tahun 2018 telah selesai dilaksanakan di 171 daerah dan berjalan aman dan damai. Meski terdapat dinamika kontestasi yang tinggi, namuan semua pihak menerima hasilnya ketika sudah diumumkan.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi MPR RI Arwani Thomafi dalam kegiatan Silaturrahim & Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama Lurah dan Camat Kabupaten Rembang di Pondok Pesantren Az-Zahro, Desa Tulung, Kecamatan Pamotan, Rembang, Selasa (17/7/2018) malam.

Menurut dia, para kandidat yang bersaing dan berdebat saling mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berkomitmen saling membantu memajukan daerah. Itu dinilai sebagai tradisi baik yang perlu ditingkatkan agar kualitas demokrasi di daerah berdampak secara nasional.

“Meskipun terdapat gugatan ke Mahkamah konstitusi, jumlahnya tidak signifikan. Sampai batas waktu penyampaian gugatan tercatat 30 gugatan hasil pilkada dari 171 daerah yang menyelenggarakan Pilkada,” kata Arwani.

Keberhasilan penyelenggaraan Pilkada tahun 2018 yang berlangsung sukses dan damai kali ini layak diapresiasi. Beberapa indikator kerberhasilan tampak nyata, seperti lancarnya penyelenggaraan dan meningkatnya partisipasi pemilih. Bahkan di beberapa daerah peningkatan partisipasi pemilih mencapai 15% jika dibandingkan Pilkada sebelumnya.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras penyelenggara pemilu, para kontestan, dan aparat keamanan serta tokoh masyarakat dan pemilih,” ujarnya.

Keberhasilan Pilkada tahun 2018 disebut menjadi modal penting untuk memasuki tahapan Pemilu serentak yang akan digelar pada tahun 2019. Sesuai amanat konstitusi UUD NRI Tahun 1945, Pilkada dan Pemilu serentak merupakan perwujudan kedaulatan rakyat.

Rakyat dikatakan sebagai pemegang mandat untuk menentukan kepemimpinan baik di pusat maupun daerah. Karena itu, Arwani mengajak semua komponen masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan capaian dalam pengembangan demokrasi di berbagai tingkatan.

Dia menambahkan, momentum Pilkada yang berjalan demokratis dan aman, bukan hanya diliahat oleh masyarakat di Indonesia, tapi juga oleh dunia internasional.

“Diyakini, penguatan demokrasi akan menjamin stabilitas politik yang menjadi faktor penting dalam mewujudkan kepemimpinan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (tj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here