ICMI: Pemenang Pilkada Jangan Arogan

0
200
Ketua ICMI Jimly Asshiddiqie. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) mengimbau kepada pihak yang unggul sementara di Pilkada versi hitung cepat (quick count), agar tidak agar tak bersikap arogan dan berlebihan merayakannya.

“Menang dan kalah dalam kontestasi demokrasi adalah lumrah. Pasangan calon kepala daerah yang kalah agar menerima hasilnya dan mendukung pemenang dengan kerja keras maksimal,” ujar Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie dalam keterangannya, Kamis (28/6/18).

Jimly mengatakan, segala dugaan kejanggalan yang dirasa ada pada pilkada 2018, sepatutnya diselesaikan melalui mekanisme hukum sesuai UU Pemilihan Kepala Daerah. Jangan sampai justru mengerahkan massa pendukung untuk berbuat anarkis.

“Siapapun unggul pada pilkada maka rakyat yang sebenarnya menjadi pemenangnya,” kata Jimly.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menilai, Pilkada merupakan suara rakyat yang harus dilaksanakan amanahnya oleh kepala daerah. Wujudnya, dengan memberikan kesejahteraan serta kemakmuran untuk rakyat daerah yang menjadi tanggung jawab pemimpin.

Ia menganggap, pilkada menjadi tolak ukur kematangan dan kedewasaan masyarakat Indonesia dalam berpolitik. Hal ini bisa terlihat dengan tak terjebak serta terpengaruh pada isu negatif bersifat suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) ketika menentukan hak pilihnya saat Pilkada.

“Selamat untuk suksesnya penyelenggaraan Pilkada 2018 yang terlaksana lancar dan nyaris tanpa kendala selama proses pemungutan dan penghitungan suara” tukas. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here