Menaker Minta Perusahaan Bayar Uang Lebur Karyawan di Hari Libur

0
196
Menaker Hanif Dakiri. (Foto: RB)

JAKARTA – Kementerian Ketenagakaerjaan telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2018 tentang Hari Libur bagi Pekerja/Buruh pada Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018 sebagai tindak lanjut dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 15 Tahun 2018.

Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri, berharap seluruh elemen bangsa tetap menjaga kelancaran dan keamanan Pilkada yang digelar di 171 daerah.

“Kita minta semuanya menjaga suasana kondusif ini,” kata Hanif dalam keterangan persnya, Rabu (27/6/18).

Menurut Hanif, menang atau kalah dalam sebuah kontestasi merupakan hal biasa. Namun, semangat ke Indonesiaan harus selalu dikedepankan.

“Pemilihan kepala daerah, termasuk Pilgub Jawa Barat kita berharap berlangsung lancar, aman, damai, dan rukun. Berbeda pilihan biasa dalam politik. Menang atau kalah kita semua tetap Indonesia,” ujarnya.

Kemudian, untuk perusahaan yang mempekerjakan karyawan di hari libur ini, Hanif mengimbau agar mereka membayar uang lembur.

“Apabila perusahaan mempekerjakan karyawan pada hari libur nasional, berarti mereka wajib membayar uang lembur dan wajib memberi waktu bagi karyawannya untuk menggunakan hak pilihnya,” bebernya.

Jika ada perusahaan yang melanggar, tegas politikus PKB, para karyawan harus melaporkan ke dinas tenaga di daerah masing-masing.

“Kalau melanggar, kita minta (pekerja) laporkan ke dinas tenaga kerja setempat karena ada sanksinya,” tandas dia. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here