GMKI Otpimis Diterima Jadi Lembaga Pemantau Pemilu

0
207
Ketua Umum PP GMKI, Sahat Martin Philip Sinurat bertemu komisioner Bawaslu. (Foto: RB/Tj)

JAKARTA – Pengurus Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI)  menyambangi Bawaslu dalam rangka mendaftar sebagai lembaga pemantau pemilu yang terakreditasi. Sebab, GMKI memiliki lembaga bentukan yaitu  Pendidikan dan Pemantauan Pemilihan Umum (PanTau Pemilu).

Ketua Umum PP GMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, mengatakan, kedatangan mereka langsung diterima oleh Ketua Bawaslu dan komisioner lainnya.

“Pemilu tahun 2014 lalu, GMKI juga terlibat menjadi Pemantau Pemilu yang terdaftar di KPU. Partisipasi GMKI sesuai dengan tujuan kami untuk mewujudkan Pemilu yang berkeadilan dan berintegritas,” kata Sahat dalam keterangannya, beberapa waktu lalu.

Sementar itu, Bawaslu  juga sangat mengapresiasi langkah GMKI yang mengambil peran memantau tahapan pemilu. Karena, pemantauan pemilu sangat membantu dalam mengawasi jalannya tahapan pemilu demi terwujudnya asas pemilu yakni langsung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil (luber dan jurdil).

“GMKI adalah organisasi ketiga yang mendaftar secara resmi, dua sebelumnya adalah KIPP dan Perludem. Tentunya ini adalah tugas pemuda untuk mewujudkan pesta demokrasi yang kita cita-citakan. Apalagi organisasi mahasiswa seperti GMKI mempunyai cabang di seluruh provinsi di Indonesia dan sangat berpotensi untuk membantu berjalannya tahapan Pemilu,” ungkap Mochammad Afifuddin.

Komisioner Bawaslu lainnya, Fritz Edward  mengungkapkan, sebelum dikeluarkan akreditasi secara resmi oleh Bawaslu, GMKI bisa terlibat mengawasi terlaksananya Pilkada 2018 sebagai bentuk pengawasan partisipatif dari organisasi masyarakat.

“Anggota-anggota GMKI dapat mendatangi TPS di tempat tinggal masing-masing. Setelah menggunakan hak pilih, mereka bisa melakukan pengawasan partisipatif. Itulah adalah hak dan tugas kita sebagai warga negara,” tandasnya. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here