Sekjen PPP: Sudah Saatnya Mubaligh Berdakwah Empat Pilar

0
210
Anggota MPR RI Arsul Sani saat Sosialisasi Empat Pilar bersama Mubaligh Muda se Kabupaten Pekalongan. (Foto: RB/Tj)

PEKALONGAN – Sekjen PPP yang juga anggota MPR RI Arsul Sani mengadakan Sosialisasi Empat Pilar Konsensus Kehidupan Berbangsa dan Bernegara bersama Mubaligh Muda se Kabupaten Pekalongan, Sabtu (2/6/2018). Acara itu juga ditujukan sebagai peringatan hari Pancasila dan berbuka puasa bersama.

Dalam kesempatan itu, Arsul berharap para mubaligh muda saat ini bisa memperkuat dakwah kebangsaan melalui pemahaman Empat Pilar MPR. Hal itu penting ditengah ancaman radikalisme dan aksi terorisme.

“Radikalisme dan terorisme saat ini mulai menguat dan menunjukkan eksistensinya, maka sudah saatnya kita menggali makna dari empat pilar tersebut dan menyampaikan kepada masyrakat demi keutuhan bangsa,” kata Arsul.

Dia menjelaskan, Empat Pilar Konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika, merupakan sebuah ikatan pemersatu bangsa yang dihasilkan dengan mengakomodir pandangan Ulama.

“Empat Pilar konsensus kehidupan berbangsa merupakan hasil musyawarah dari kokoh kemerdekaan yang didasari oleh landasan filosofis dan sosiologis bangsa untuk menyatukan bangsa indonesia. Dan Tentu para tokoh kemerdekaan seperti Soekarno dan Hatta mengakomodir pendapat para Ulama,” tuturnya.

Arsul menambahkan, empat pilar adalah hasil pemikiran ulama untuk membangkitkan nasionalisme dan menyatukan bangsa Indonesia. Dalam hal ini KH Wahid Hasyim dan Ki Bagus Hadikusumo ikut memberikan pandangan akhir dalam penyempurnaan Pancasila.

“Hatta yang juga putra mursyid Thoriqoh di Sumatera mendesain Indonesia sebagai Negara Hukum dan UUD 1945, Ulama pada saat itu juga mendorong agar Indonesia untuk menjadi Negara Kesatuan dan menghargai kebhinekaan Indonesia. Maka dalam berdakwah pun tidak ada salahnya memberikan materi empat pilar kepada masyarakat,” pungkasnya. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here