IPNU-IPPNU Diminta Ikut Jaga Keutuhan NKRI

0
206
Anggota MPR RI yang juga Sekjen DPP PPP Arsul Sani dalam kegiatan Silaturrahmi dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama IPNU-IPPNU Pekalongan. (Foto: RB/Tj)

PEKALONGAN – Anggota MPR RI Arsul Sani mengingatkan bahaya penyebaran radikalisme agama di kalangan pelajar di Tanah Air. Radikalisme yang berujung pada aksi terorisme dinilai dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karena itu, Sekjen DPP PPP itu meminta kepada Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) di Pekalongan, Jawa Tengah, ikut menjaga negara dari ancaman radikalisme.

“Saya berharap IPNU-IPPNU menjadi garda terdepan dalam memberikan moderasi keagamaan di kalangan pelajar,” kata Arsul dalam kegiatan Silaturrahmi dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama IPNU-IPPNU Pekalongan, Sabtu (19/5/2018).

Menurut Arsul, kalangan pelajar sangat rentan terkena doktrin radikalisme yang berujung pada tindakan terorisme. Doktrin yang dipandang bertentangan dengan nilai Pancasila itu dikatakan sudah diajarkan sejak para teroris masih berstatus pelajar.

Selain itu, Arsul juga meminta agar IPNU-IPPNU tetap menjaga empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, dikalangan pelajar. Menurutnya, hal tersebut merupakan warisan dari Pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dalam kemerdekaan Indonesia.

“Hadratussyekh KH. Hasyim Asyari telah menginspirasi Soekarno dan Bung Tomo untuk melawan penjajah, kemudian KH. Wahab Chasbullah menginisiasi Laskar Hizbullah yang merupakan cikal bakal Tentara Nasional Indonesia,” paparnya.

Selain itu, terang Arsul, KH. Wahid Hasyim sebagai tokoh muda NU pada zaman kemerdekaan telah berkontribusi dalam melahirkan Pancasila. Karena, IPNU-IPPNU wajib ikut menjaga empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di kalangan pelajar

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua IPNU Kota Pekalongan, Ketua IPPNU Kota Pekalongan dan KH. Zimam (Gus Nif). (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here