PPP: Pengibaran Bendera Israel di Papua Melawan Konstitusi

0
360
Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi. (Foto: Dok. RB)

JAKARTA – Wakik Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi menyatakan, pengibaran bendera Israel oleh sekelompok warga di Papua merupakan tindakan yang melawan spirit konstitusi.

Pengibaran bendera Israel tersebut dikatakan bertentangan dengan semangat konstitusi sebagaimana tertuang di alinea pertama pembukaan UUD 1945 yang secara tegas menolak setiap bentuk penjajahan di muka bumi.

“Israel secara nyata dan terang telah melakukan penjajahan di Palestina. Aparat penegak hukum harus memastikan setiap tindakan masyarakat tidak bertentangan dengan konstitusi,” kata Arwani dalam keterangan tertulis, Jumat (18/5/2018).

Anggota Komisi I DPR ini menuturkan, sikap politik Indonesia yang menempatkan Palestina sebagai jantung politik luar negeri, harus dimaknai dengan upaya nyata seluruh bangsa. Hal tersebut dalam rangka mendukung penuh kemerdekaan Palestina dan menolak setiap tindakan yang makin menjauhkan kemerdekaan Palestina.

“Kami mendesak pemerintah bersikap lebih agresif terkait situasi di Palestina dengan menggunakan berbagai instrumen yang dimiliki untuk mencegah dan mengendurkan eskalasi di Palestina serta memastikan segera kemerdekaan di Palesitna,” tegasnya.

Selain itu, Arwani mengungkap keikutsertaan Indonesia dalam forum internasional kerjasama negara-negara, harus dimanfaatkan untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Kemudian, Arwani juga mengkritisi kebijakan Amerika Serikat (AS) yang memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem merupakan tindakan yang menciderai upaya damai yang dirintis selama ini.

“Belum lagi sikap Israel yang menembak 58 warga Palestina merupakan tindakan kejahatan yang tidak bisa ditolerir,” pungkasnya. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here