KH Soleh Qosim Wafat Saat Sujud Maghrib

0
453
KH Sholeh Qosim (almr) bersama KH Maimoen Zubair. (Foto: Dok. RB)

JAKARTA – Ulama sepuh kharismatik yang juga menjadi Laskar Sabilillah pada saat perang kemerdekaan Indonesia, KH Sholeh Qosim, berpulang ke rahmatullah. Pengasuh Pondok Pesantren Al Ismailiyah, Ngelom, Sepanjang, Sidoarjo ini meninggal pada Kamis (10/5/2018) sekira pukul 18.00 WIB.

Kabar meninggalnya Mustasyar PWNU Jatim ini langsung menyebar di sejumlah jejaring sosial media. Selain itu, kabar tersebut cukup mengagetkan, pasalnya Kiai Sholeh Qosim pada Kamis Siang kelihatan mengikuti kegiatan Semaan Alquran Jatman di Jombang.

Gus Ahmad Miftah Haque, cucu KH Sholeh Qosim saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa kakeknya tadi pagi masih bisa mengikuti kegiatan Jatman di Jombang. Bahkan sore hari sudah kembali ke kediaman dan melaksanakan salat Asar di Masjid Ponpes Al Ismailiyah Ngelom Sepanjang Sidoarjo.

Namun saat masuk waktu Maghrib, kata Gus Mif, almarhum salat Maghrib sendirian di rumah. KH Soleh Qosim tak kunjung beranjak dari tempat salat sehingga Tholiah bibi Gus Mif berusaha masuk ke kamar untuk melihat.

“Saat ditemukan, almarhum wafat dalam posisi sujud,” ujar cucu KH Sholeh Qosim putra dari Gus Khusnul Sholeh, Kamis (10/5/2018). Oleh pihak keluarga, lanjut Gus Mif, almarhum kemudian dibawa ke dokter untuk memastikan apakah beliau benar-benar wafat atau tidak.

“Kami atas nama keluarga besar KH Sholeh Qosim dan Ponpes Al Ismailiyah Ngelom Sepanjang Sidoarjo mohon maaf yang sebesar-besarnya jika almarhum memiliki khilaf dan salah,” katanya.

Sesuai rencana keluarga, almarhum akan dimakamkan besok siang (Jumat/11/5/2018) usai salat Jumat.

“Masih menunggu keluarga, Insya Allah akan dimakamkan besok usai salat Jumat,” pungkas cucu KH Sholeh Qosim ini. (Ri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here