GP Ansor Minta HTI Patuhi Putusan PTUN Jakarta

0
250
Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Dok. RB)

JAKARTA – Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut Cholil Qoumas meminta Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) agar mematuhi putusan hukum di Indonesia. Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Gus Yaqut terkait ditolaknya gugatan HTI oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

“HTI harus menghentikan seluruh kegiatan-kegiatannya dan propaganda khilafah dalam bentuk apa pun,” kata Gus Yaqut di Jakarta, Senin (7/5/2018).

Gus Yaqut berharap, HTI tunduk dan patuh terhadap hukum di Indonesia serta mengakui Pancasila sebagai dasar negara.

Tak hanya HTI, ia Gus Yaqut juga mengingatkan kepada organisasi atau kelompok manapun bahwa organisasi yang dipimpinnya siap menghadang mereka jika ingin mengganti Pancasila dari dasar negara Indonesia.

“Yang ingin mengganti NKRI yang berasaskan Pancasila dengan negara Islam melalui Daulah Islamiyah dan khilafah, mereka akan berhadapan dengan Ansor dan juga warga NU,” tukas dia.

Sebelumnya, PTUN Jakarta menolak gugatan yang diajukan pihak HTI terhadap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)

Dengan demikian, SK Menkum HAM Nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017 tentang pencabutan status badan hukum HTI dinyatakan tetap berlaku dan sesuai prosedur.

“Menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya,” kata Ketua Majelis Hakim Tri Cahya Indra Permana membacakan putusannya di PTUN, Jakarta Timur, Senin (7/5/18). (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here