Sarbumusi Minta Pemerintah Perketat TKA Unskill

0
212
Para buruh saat memperingati May Day di Jakarta. (Foto: RB/Tj)

JAKARTA – Presiden Konfederasi Serikat Buruh Muslim Indonesia (K Sarbumusi), Syaiful Bahri Anshori menyatakan dalam peringatan May Day pada 2018 ini, pihaknya masih menyoroti terkait dengan persoalan hubungan industrial yang masih menemui titik temu antara serikat buruh dan pengusaha dalam hubungan industrial.

“Iya, masih banyak hubungan industrial yang tidak harmonis, maka tidak heran jika masih banyak pemberangusan serikat buruh,” ungkap Syaiful di Kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (1/5/2018).

Terutama, kata dia, perusahan asing yang seringkali melakukan PHK sewenang-wenang dan tidak mau mentaati hukum yang berlaku di Tanah Air.

Menurut Syaiful, persoalan terjadi sebagai akibat dari lemahnya pengawasan terhadap hubungan industrial yang berlangsung.

“Karena sangat lemahnya pengawasan dan banyaknya pengawas yang dapat dibeli dan berkolaborasi dengan pengusaha untuk melakukan union busting terhadap pengurus dan keberadaan serikat buruh,” ujarnya.

Selain itu, Syaiful juga menyinggung terkait dengan Perpres 20 tahun 2018 tentang TKA. Ia meminta pemerintah memperketat masuknya TKA ke Indonesia dan memulangkan TKA unskill di Indonesia.

“Sarbumusi mendukung Perpres No.20/2018 dan meminta kepada pemerintah untuk menyetop serta melawan TKA unskill yang masuk ke Indonesia dan menuntut pemerintah untuk tegas dan mengambil tindakan atas TKA unskill tersebut,” tandasnya. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here