Rajin Bolos, 21 PNS Diberherntikan PAN-RB

0
203
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB), Asman Abnur. (Foto: RB/Tj)

JAKARTA – Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) melakukan sidang terhadap pelanggaran kasus Pegawai Nengeri Sipil (PNS). Dari 24 kasus, 21 PNS yang melakukan pelanggaran disiplin disanksi pemberhentian dengan hormat atas permintaan sendiri.

“Ada dua PNS yang dikenakan sanksi turun pangkat 3 tahun, dan 1 PNS yang pemberian sanksinya ditunda,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB), Asman Abnur selaku Ketua BAPEK  di Kantor KemenpanRB, Jakarta, Selasa (1/4/2018).

Asman menjelaskan, dalam sidang kali ini, BAPEK memberikan pertimbangan terhadap 24 kasus pelanggaran PNS yang disampaikan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di sejumlah instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah. Sanksi terberat yang dijatuhkan adalah pemberhentian dengan hormat Atas lermintaan sendiri.

“Sebagian besar kasus PNS yang diberhentikan karena tidak masuk kerja lebih dari 46 hari. Ini menjadi peringatan bagi seluruh ASN,” kata Asman.

Bahkan, lanjut politisi PAN itu, ada juga PNS yang menjadi calo CPNS, penyalahgunaan wewenang, menerima titipan pajak dan rekayasa terhadap setoran pajak.

Selain itu, ada beberapa PNS yang tersangkut kasus perzinahan dan asusila, perselingkuhan, mempunyai istri lebih dari seorang.

“Tanpa sepengetahuan pejabat yang berwenang, hingga menjadi istri kedua,” tukas dia. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here