Dituduh Ujaran Kebencian, KAHMI Kawal Kasus Hasby Yusuf

0
203
KAHMI

JAKARTA – Ketua Presidium MN Korp Alumni HMI (KAHMI) Siti Zuhro mengatakan, cuitan yang disampaikan Hasby Yusuf dalam akun Twitter @HasbyYusuf3, bukanlah ujaran kebijakan. Namun, hanya sebuah kritikan.

Wiwik, sapaan karibnya, menilai, pernyataan seperti itu adalah hal yang biasa diungkapkan di era demokrasi

“Itu adalah bagian dari sikap kritis konstruktif yang lazim diungkapkan dalam iklim demokrasi,” kata Wiwik di Jakarta, Jumat (27/4/2018).

MN KAHMI, kata Wiwik, akan mengambil sikap terkait penetapan tersangka oleh pihak berwajib terhadap pengurus wilayahnya itu.

Wiwik memastikan, pihaknya akan mengawal proses hukum yang menimpa dosen Fakultas Ekonomi Universitas Khairun, Ternate itu, hingga Ia dinyatakan bebas

Pakar politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Ini (LIPI) menjelaskan,  pendapat yang menyerang kehormatan dan memfitnah individu atau perseorangan, itu yang dinamakan ujar kebencian. Namun, cuitan Hasby tersebut dinilai hanya sebuah sikap kritis.

“Tidak menyerang kehormatan atau memfitnah,” tukas dia.

Sebelumnya, Hasby menyampaikan kritikan kepada Jokowi soal bagi-bagi sembako melalui aku twitternya @HasbyYusuf3. Dia menyebut rendahnya kualitas kepala negara yang sampai turun langsung membagikan sembako menggunakan tas kresek. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here