PDIP Bantah Jokowi ’Retakkan’ Hubungan PKS-Gerindra 

0
282
Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari. (Foto: Dok. RB)

JAKARTA – Ketua DPP PDIP Eva Kusuma Sundari membantah bila pertemuan tertutup antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan elit Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dianggap memecah belah koalisi Partai Gerindra.

Eva menilai, PKS merupakan partai yang berpengalaman. Karenanya tak mungkin termakan oleh isu-isu seperti itu.

“Temen-temen PKS juga enggak bodoh – bodoh amatlah masa bisa dipecah,” kata Eva di Kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (26/4/18).

Anggota Komisi XI DPR ini menilai, sesuatu yang wajar jika kepala negara menemui pimpinan partai politik dalam rangka membangun komunikasi politik, demi mencari solusi terkait permasalahan bangsa.

Bagi Eva, memang sudah seharusnya presiden memberikan ruang kepada seluruh komponen bangsa, baik ulama, elit politik dan tokoh-tokoh nasional untuk melakukan dialog dengan dirinya.

“Semua para aktor politik ya  harus diakomodir oleh oleh presiden,” pungkas dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dalam acara di salah satu stasiun televisi swasta, mengatakan pihaknya melakukan pertemuan tertutup dengan PKS terkait Pilpres 2019.

“Semua opsi masih terbuka. Dengan PKS pun secara tertutup kita juga bertemu,” kata Jokowi

Wasekjen PDIP Ahmad Basarah menyebut, pertemuan itu bukan untuk memecah belah kemesraan PKS-Gerindra.

“Kelompok yang menganggap silaturahmi pak Jokowi dengan PKS dan alumni 212 sebagai satu upaya-upaya memecah belah, justru mereka yang berpikir ingin memecah belah bangsa,” tutur Basarah. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here