Fraksi Gerindra Dukung DPR Bentuk Pansus TKA

0
219
Ilustrasi

JAKARTA – Frasksi Partai Gerindra mendukung bila DPR RI membentuk panitia khusus (Pansus) Hak Angket terhadap Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Ketua Fraksi Gerindra Edhy Prabowo menegaskan, tujuan mulia parlemen dibentuk ialah agar aturan yang dibuat berpihak kepada rakyat. Bila DPR sudah disusupi oleh kepentigan asing dan tidak memperhatikan aspirasi rakyat, patut dipertanyakan keberadaannya.

“Ini kan DPR sedang diuji berpihak kemana, ke orang asing atau rakyat. Kalau tidak ada keberpihakannya kepada rakyat, mendingan dibubarkan saja DPR ini,” ujar Edhy Prabowo di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (24/4/2108).

Ketua Komisi V ini juga menyesalkan pernyataan Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, yang menyebut, Pansus Angket Perpres TKA belum diperlukan.

Bahkan, Edhy lebih menyesalkan lagi bila pernyataan Bamsoet, sapaan karibnya, yang mengajak anggota dewan agar fokus saja untuk memperhatikan perhelatan lima tahunan, pilkada, pileg dan pilpres agar tetap damai.

“Kalau kebijakan itu ada kepentingan menyangkut hajat hidup rakyat, itu sudah sangat urgen, mungkin Ketua DPR melihat dari sudut pandangannya sendiri. Kalau pileg, pilpres dan pilkada ini kan alat kita dalam rangka melindungi rakyat dan petani kita ketika mereka terancam,” tegas dia.

Karenanya, dia menganggap, sangat disayangkan bila DPR tak mampu menyuarakan keinginan rakyat, bahkan sampai melukai hati mereka.

“Saya pikir kalau kemudian itu yang dikedepankan lebih baik tidak perlu ada pileg, pilpres itu, untuk apa kita mikirin itu kalau persoalan (TKA) ini saja tidak mampu diselesaikan,” ujar Edhy.

Partai Gerindra, tegas Edhy, tak ingin DPR hanya sebagai lambang atau simbol semata. Salah satu fungsi parlemen, ialah sebagai alat control terhadap pemerintahan dalam menjalankan kewajibannya melindungi rakyat.

“Kalau  kemudian rakyat sedang menjerit, teriak, seperti soal ojek online teriak, apa kita harus menunggu pileg dan pilpres selesai, sementara mereka kelaparan dan berkelahi berebut tenaga kerja dengan orang asing,” tukas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here