Hari Pertama UNBK SMP Diwarnai Kegaduhan

0
246
Hari pertama pelaksanaan UNBK di salah satu sekolah SMT/MTs di Kabupaten Gresik. (Foto: RB/Tj)

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Heru  Purnomo menilai, hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Kmputer (UNBK) SMP/MTs diwarnai kegaduhan dimana-mana. Kendala utama terhadap ujian tersebut ialah gangguan pada server yang terjadi di sejumlah daerah.

“Bahkan ada orang tua yang menelpon kami dan menceritakan kecemasan anaknya yang belum mulai ujian hingga jam 11.00 WIB,” ujar Heru dalam keterangan persnya, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Dia menjelaskan, secara khusus FSGI telah mengklasifikasi beberapa kendala yang dihadapi sekolah saat pelaksanaan UNBK. Diantaranya, sekolah yang menghidupkan servernya pada saat bersamaan.

“Server pusat sedang offline karena maintenance, sehingga server sekolah berstatus offline dan tidak bisa masuk ke laman CBT-Sync untuk melaksanakan ujian,” ujarnya.

Kemudian, tutur Heru, terdapat sekolah yang memulai ujian lebih awal sebelum maintenance dan melaksanakan UNBK terlihat dengan baik. Namun di tengah jalan, imbuh Heru, server tersebut offline dan membuat proktor panik dan khawatir ujian siswa tak berjalan  sesuai yang diharapkan.

“Ada juga beberapa siswa yang terkendala teknis di komputernya, kemudian tidak dapat melanjutkan karena tidak bisa mendapatkan token karena server sedang offline. Hal inilah yang kemudian membuat gaduh karena proktor dan teknisi tidak segera bisa menangani,” bebernya.

Tak hanya itu, beberapa SMP/MTs berlokasi di daerah belum terjangkau jaringan internet, sehingga terkadang koneksinya pun sering terputus saat akan merilis token.

“Ditambah dengan info server pusat yang mengalami gangguan mengakibatkan tom teknis sekolah bingung utk menangani,” tukas dia. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here