Demo Ojek Online Tuntut Kenaikan Tarif Rp3.000 Per Kilometer

0
237
Komunitas Ojek Online menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat. (Foto: RB/Tj)

JAKARTA – Ribuan massa aksi komunitas drive Ojek Online (Ojol) menuntut DPR serta pemerintah agar menerbitkan peraturan perundangan bagi kelangsungan pekerja driver online. Mereka juga menuntut adanya kenaikan tarif harga.

Koordinator komunitas Ojol, Adi Sumanta mengatakan, ada beberapa tuntutan yang disuarakan driver online, salah satunya soal tarif yang saat ini cuma Rp1.200 per kilometer

“Kami  menuntut agar ada penetapan standar tarif standar dengan nilai yang wajar yaitu Rp3. 000 hingga Rp4,000 per kilometer,” kata Adi kepada di depan Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (23/4/18).

Dia melanjutkan, tujuan Ojol aksi di depan DPR agar Komisi V membuat Undang-Undang tentang Kemitraan Ojek Online. Sebab, tegas Adi, saat ini BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan pekerja online tidak ada.

“DPR dan pemerintah  legalkan eksistensi, peran dan fungsi  ojek online sebagai bagian dari sistem transportasi nasional,” papar dia.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga meminta perlindungan hukum dan keadilan bagi pekejera online sebagai bagian dari tenaga kerja Indonesia yang mandiri.

“Inilah tuntutan dan suara hati kami para pengojek online Indonesia, semoga mendengar dan membukakan pintu hati 0emerintah  dan harapan  DPR khususnya Komisi V dan Perhubungan memenuhi permintaan kami para ojek online,” pungkas dia. (tj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here