Survei Median: PDIP Bersaing Ketat dengan Gerindra, PPP Kalahkan PKS dan PAN

0
1709
Nomor urut partai politik berdasarkan hasil undian KPU. (Foto: RB)

JAKARTA – Lembaga Survei Median merilis hasil surveinya terkait elektabilitas bakal capres dan tingkat keterpilihan partai politik yang akan bertarung pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang akan datang.

Hasil survei yang dilakukan pada 24 Maret-6 April 2018 dengan responden 1.200 orang menyebutkan, capres terkuat sampai saat ini tetap antara Jokowi dan Prabowo. Namun, survei kali ini ada perubahan bila dibandingkan hasil survei sebelumnya.

Tingkat elektabilitas Jokowi mengalami kenaikan menjadi 36,2% dari sebelumnya 35,0%. Sedangkan Prabowo turun dari 21% menjadi 20%. Hal itu dipengaruhi statemen kontroversialnya yang menyebutkan Negara Indonesia akan bubar di tahun 2030.

“Sedangkan untuk hasil survei partai politik terjadi persaingan ketat antara PDIP dan Gerindra. Gap PDIP dengan Gerindra turun bila dibandingkan Pemilu 2014 dan diperkirakan akan semakin dekat jaraknya,” kata Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Menurut dia, pada Pemilu 2014, gap antara PDIP dan Gerindra 7,14%, saat ini tinggal 6,1%. Sementara PPP mengalahkan partai Islam lainnya, yakni PKS dan PAN. Kenaikan elektabilitas PPP terjadi pasca ketua umumnya sering muncul di publik.

Berikut prosentase lengkap hasil survei tersebut:

PDIP: 21,1%
Gerindra: 15,0%
Golkar: 9,3%
PKB: 8,5%
Partai Demokrat: 8,1%
PPP: 3,6%
Perindo: 3,3%
PKS: 2,9%
NasDem: 2,9%
PAN: 2,0%
Berkarya: 0,9%
Partai Hanura: 0,7%
PBB: 0,6%
Garuda: 0,4%
PSI: 0,1%
Undecided: 21,1%

Responden survei ini terdiri atas warga yang memiliki hak pilih, dengan margin of error 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel survei dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender. Quality control dilakukan terhadap 20% sampel yang ada. (ri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here