PP MADANI: Sukmawati harus Minta Maaf pada Umat Islam

0
418
Pengurus Pusat MADANI Aswandi. (Foto: RB)

JAKARTA – Puisi Sukmawati Soekarnoputri menuai polemik karena dinilai menghina Islam. Dalam puisinya, Sukmawati menyinggung suara kidung ibu Indonesia lebih merdu dari alunan azan dan soal cadar.

Terkait hal itu, Pimpinan Pusat Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (PP MADANI) pun turut angkat bicara. Wakil Sekretaris PP MADANI Aswandi menyesalkan isi puisi yang dibacakan Sukmawati, yang dinilai menyakiti perasan umat Islam.

Menurut dia, kebebasan berekspresi dan seni adalah hak setiap orang, termasuk dalam membacakan atau menulis karaya seni semisal puisi. Hanya saja, dalam berkarya hendaknya memperhatikan norma-norma yang berlaku.

“Pembacaan puisi Ibu Sukmawati ini sangat menyakiti umat Islam, masih banyak analogi-analogi yang bisa dijadikan isi dalam berpuisi. Ini kok syariat Islam, cadar dan adzan dibandingkan dengan sari kondek dan suara kidung. Kalau tidak paham syariat Islam diam saja,” ujarnya.

Lebih lanjut Aswandi menjelaskan, bahwa persoalan adzan bukan hanya sebatas merdu atau tidak, namun bagi umat Islam itu, adzan merupakan ajakan untuk melaksanakan perintah Allah, yaitu shalat.

Karena itu, Aswandi meminta kepada Sukmawati Soekarnoputri agar secepatnya minta maaf secara terbuka kepada umat Islam dan mengakui kesalahan pada isi puisi yang dibacakan.

“Sebaiknya Ibu Sukmawati Soekarnoputri secepatnya minta maaf secara terbuka dan mengakui kesalahannya bahwa puisi yang dibaca itu menyakiti perasaan umat Islam,” imbuhnya. (rb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here