PPP Konsisten Perjuangkan Pesantren

0
401
Ketua Fraksi PPP DPR RI Reni Marlinawati. (Foto: Dok. RB)

JAKARTA – Pembahasan RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren kembali digaungkan oleh parlemen. RUU yang diusulkan Fraksi PPP ini disampaikan oleh Reni Marlinawati dalam rapat Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Dalam paparannya, Ketua Fraksi PPP di DPR Reni Marlinawati menilai keberadaan RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren penting untuk meningkatkan kualitas kehidupan berbangsa dan bernegara sebagaimana diamanatkan UUD 1945.

“Kita tidak bisa menafikan bahwa hakikatnya pendidikan pesantren merupakan fondasi pendidikan yang ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka,” terang Reni.

Menurut dia, RUU tersebut penting untuk segera disahkan sebagai upaya memperkokoh kembali nilai Pancasila dalam kehidupan bernegara, terutama sila pertama yaitu ketuhanan yang maha esa.

“Disadari atau tidak dinamika saat ini terjadi penggerusan nilai-nilai Pancasila, sehingga keberadaan pendidikan pesantren menjadi mutlak harus diperhatikan oleh negara untuk mewujudkan cita-cita nasional,” paparnya.

Reni menyayabgkan selama Indonesia merdeka belum terlihat kehadiran langsung negara terhadap pesantren melalui regulasi legal formal berupa UU. Banyak guru dan ustadz di pesantren yang mengabdikan diri siang dan malam tanpa balasan setimpal.

“Untuk diketahui saja, bahwa jumlah pesantren di Indonesia saat ini sudah mencapai 28.961 dengan jumlah santri 4.028.660 ini,” ungkapnya.

Selain itu, keberadaan RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren ini dipandang menjadi instrumen penting untuk mewujudkan revolusi mental yang di wacanakan oleh Presiden Jokowi.

“Kami Fraksi PPP tetap konsisten sebagai partai Islam untuk terus berjuang mewujudkan pendidikan Indonesia yang berdasarkan atas keimanan dan ketakwaan melalui RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren,” ujar anggota DPR dari dapil Sukabumi ini.

Sebagai partai pengusul RUU Lembaga Pendidikan Keagamaan dan Pesantren, Fraksi PPP dikatakan terus mendorong good will pemerintah untuk hadir secara kongkrit terhadap peningkatan pendidikan keagamaan dan pesantren di Indonesia.

“Kami tidak ingin ada perlakuan yang tidak adil terhadap pendidikan keagamaan dan pesantren di Indonesia,” pungkasnya. (rb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here